Parfum Tembakau: Inovasi Produk Non-Rokok, Dukung Diversifikasi Industri Tembakau Nasional
Tembakau yang selama ini dikenal sebagai bahan baku utama rokok, ternyata dapat dijadikan produk lain yang tak kalah menarik yaitu parfum tembakau. Produk hasil diversifikasi ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan produk non-rokok berbahan dasar tembakau, yang tidak hanya bernilai tambah tinggi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri tembakau serta membuka peluang baru di pasar kreatif dan industri parfum lokal.
Dari Ladang ke Botol Parfum
Melalui proses ekstraksi minyak atsiri dari daun tembakau kering, tembakau yang biasanya dikeringkan untuk konsumsi rokok, dengan sentuhan sedikit teknologi dan kreativitas nyatanya dapat diolah menjadi parfum elegan dengan aroma eksotis. Proses ini menggunakan metode destilasi uap-air untuk menghasilkan minyak atsiri tembakau sebagai bahan dasar parfum.
Berikut ini salah satu formulasi komposisi Parfum Tembakau yang dapat dicoba (untuk 10 ml):
• Minyak atsiri tembakau (base note): 0,5 ml (10 tetes)
• Bergamot (middle note): 0,75 ml (15 tetes)
• Jasmine (top note): 0,6 ml (12 tetes)
• Lavender (bridge note): 0,65 ml (13 tetes)
• Alkohol 96%: 7 ml
• Aquadest: 0,5 ml (10 tetes)
Formulasi parfum ini menggunakan empat elemen wangi (notes) yang saling melengkapi:
• Base Note (aroma dasar yang tahan lama)
• Middle Note (aroma inti yang muncul setelah beberapa saat)
• Top Note (aroma awal saat disemprotkan)
• Bridge Note (pengikat antara ketiganya)
Proses Pembuatan:
1. Ekstraksi minyak atsiri tembakau melalui destilasi daun tembakau kering.
2. Campurkan minyak atsiri tembakau (3–7%) dengan jasmine, bergamot, dan lavender.
3. Tambahkan alkohol 96% sebanyak 65–75% dari total volume.
4. Larutkan dengan aquadest (3–8%).
5. Aduk hingga tercampur homogen dan diamkan selama beberapa hari sebelum dikemas.
Parfum tembakau merupakan salah satu langkah nyata dalam diversifikasi produk tembakau, yang tidak hanya memperpanjang rantai nilai hasil tani, tetapi juga menjawab tantangan industri tembakau yang selama ini bergantung pada produk rokok. Parfum tembakau dapat membuka jalan bagi produk tembakau yang lebih kreatif, bernilai tinggi, dan diterima di pasar internasional.
Inovasi ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan, mengurangi limbah hasil samping, serta menciptakan peluang bisnis baru bagi petani, pelaku industri kreatif, dan UMKM lokal.